Ketahanan DTF tidak hanya bergantung pada teknik cetaknya. Kualitas tinta, film transfer, adhesive powder, hingga proses pengerjaan ikut menentukan hasil akhirnya.
Ketahanan Warna Sablon DTF
Salah satu kelebihan DTF adalah kemampuannya menghasilkan warna yang terlihat solid. Jika menggunakan tinta berkualitas dan proses transfer dilakukan dengan benar, warna desain tetap terlihat baik dalam pemakaian normal.
Namun, paparan sinar matahari berlebihan, pencucian yang terlalu keras, atau penggunaan bahan kimia tertentu dapat membuat warna lebih cepat menurun.
Ketahanan terhadap Gesekan
Topi termasuk produk yang cukup sering bersentuhan dengan tangan, rak penyimpanan, maupun benda lain. Sablon DTF yang diaplikasikan dengan baik umumnya memiliki lapisan yang cukup fleksibel untuk menghadapi gesekan ringan dalam aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, bagian desain sebaiknya tidak digosok atau disikat terlalu keras karena dapat mempercepat kerusakan lapisan cetaknya.
Apakah DTF Mudah Retak atau Mengelupas?
Hasil DTF yang berkualitas seharusnya tidak mudah mengelupas dalam kondisi pemakaian normal. Masalah seperti retak, terangkat, atau mengelupas biasanya terjadi apabila daya rekat kurang optimal.
Penyebabnya berasal dari suhu heat press yang tidak sesuai, tekanan kurang merata, adhesive powder berkualitas rendah, atau karakter bahan yang tidak diperhitungkan sejak awal.